Login Form
Who's Online
Saat ini ada 7 tamu onlineKOMENTAR ARTIKEL
KOMENTAR
MY YM
| Sudah batik[kah] anda hari ini? |
|
|
|
| Ditulis Oleh Andimiswar Personal Site | |
| Sabtu, 03 Oktober 2009 | |
PAGI ini saya memutuskan untuk menikmati secangkir kopi Toraja di Toragila Café. Dengan fasilitas hotspot wi-fi gratisan café yang berada di mall Tatura ini, saya mulai menjelajahi internet. Seperti biasa, dimulai dari portal berita, lalu ke Kaskus, webblog, dan Facebook [fb] Beberapa fber [baca:pengguna fb] menulis status soal batik. Ya, memang sebelumnya di jejaring sosial ini banyak membahas soal batik. Disarankan untuk menggunakan foto profil batik pada tanggal 2 Oktober. Saya pun berpikir untuk berstatus batik. Masih dari fb, beberapa fber melaporkan penampakan batik dimana-mana. Fenomena ini sangat positif untuk memulai budaya batik atau secara substansial mencintai karya bangsa sendiri. Ada apa dengan batik? Hari ini [2/10/2009] UNESCO mengukuhkan batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage). Pengukuhannya memang dilakukan di Perancis, namun pada 28 September 2009 penetapannya sudah akan dirilis. Beberapa kalangan bahkan menyerukan tanggal 2 Oktober sebagai hari batik nasional [....] Kabar ini sebenarnya bukan kabar baru karena pemerintah juga telah memberitakannya beberapa waktu lalu. Namun demikian, info ini bisa jadi angin segar di tengah kisruh klaim tari pendet dan sengketa penghinaan lagu kebangsaan oleh negeri jiran kita. Mengapa kita tidak menjadikan moment nanti sebagai perayaan nasional, yg siapa tahu bisa kembali membuka mata dunia seperti layaknya pemecahan rekor penyelaman di Bunaken? Tidakkah akan lebih baik jika pada tanggal tersebut pemerintah bisa mengadakan ‘BATIK DAY’ dan mengajak seluruh warga Indonesia berpartisipasi? Kita akan lebih dihargai sebagai bangsa besar jika kita menghargai budaya sendiri. Contohnya seperti negara India, Jepang, China, Korea Selatan bahkan Thailand sebagai negara tetangga kita. Negara-negara tersebut mempertahankan budaya mereka di tengah modernisasi, dan itu terbukti ampuh dalam pergaulan antarbangsa. Mengapa kita tidak bisa, padahal budaya kita jauh lebih kaya daripada mereka? Jadi, mari berharap pada tanggal 2 Oktober 2009 sebagai bangsa Indonesia yang mengaku besar dan menghargai budayanya sendiri untuk bersama ‘membatikkan’ negeri ini, dimana semua orang dengan bangganya keluar rumah dengan mengenakan batik pada hari tersebut dan berharap Pemerintah RI menetapkan tanggal 2 Oktober 2009 sebagai Hari Batik Nasional dengan mengkampanyekan perlindungan terhadap batik Indonesia, termasuk memperjuangkan perlindungan batik melalui HaKI. berita terkait: |

















PAGI ini saya memutuskan untuk menikmati secangkir kopi Toraja di 









.warcra...
WoW GOL...
WoW GOL...
WoW GOL...
WoW GOL...